Laporan: Khoir Hasan Hasibuan
| Pemekaran Provinsi Sumatera Timur |
JELAJAH. Pemekaran Provinsi Sumatera Pantai Timur (SPT) dengan motto “Mutiara di Selat Malaka Bersama Kita Jaya” semakin menguat. Enam kepala daerah yang targabung sepakat dan menyetujui pembentukan provinsi ini. Yaitu Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Asahan, Kota Tanjung Balai, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kabupaten Labuhanbatu dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Ketua Pembentukan Provinsi SPT, Moslim Simbolon mengatakan, pemekaran yang mendapat antusias di tengah-tengah masyarakat ini kini sedang menunggu persetujuan DPRD di enam daerah yang bakal berkabung, selanjutnya akan dibawa ke DPRD Sumatera Utara dan DPR RI.
Bupati Labuhanbatu Tigor Panusunan Siregar melalui Wakil Bupati Labuhanbatu Suhari Pane telah menyerahkan berkas dan dokumen dukungan kepada komite pemekaran, di Aula Data Kantor Bupati Labuhanbatu, Jumat (13/06/2014).
Dalam pertemuan itu juga dihadiri Plt Sekda Labuhanbatu Ali Usman Harahap, seluruh camat dan kepala desa, pimpinan Ormas/OKP, FKUB, MUI dan tokoh masyarakat dan tokoh adat Labuhanbatu.
Bupati Labuhanbatu Selatan Wildan Aswan Tanjung mengajak semua masyarakat Labusel mendukung pembentukan Provinsi SPT. Menurutnya, efektifnya pemekaran daerah adalah untuk memperpendek rentang kendali birokrasi dan mempercepat pembangunan cukup dirasakan oleh masyarakat, sehingga aspirasi untuk pemekaran daerah terus di suarakan oleh masyarakat.
“Pemekaran selain memberikan dampak positif Bagi kelancaran pelayanan kepada masyarakat, juga memberikan kontribusi yang besar dalam peningkatan PAD dan sosial ekonomi masyarakat," kata Wildan di hadapan Camat, Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Labusel di Balai Pertemuan Kantor Bupati Labusel pada acara Rapat Pembahasan usul pembentukan Provinsi SPT, Senin (10/06/2014).
Sementara Bupati Labura Kharuddin Syah alias Buyung menegaskan masyarakat dan pemerintah Labura mendukung penuh pemekaran Provinsi SPT. Ia menyatakan, peran serta masyarakat dalam mendukung terwujudnya pemekaran itu sangat besar.
"Kita sama berharap pemekaran Provinsi Sumatera Pantai Timur ini dapat meningkatkan percepatan kesejahteraan masyarakat dan memperpendek rentang kendali pemerintah, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat," kata Buyung saat menyerahkan surat dukungan kepada komite pemekaran di Hotel Anugrah Ledongtimur, Labura, Selasa (10/06/2014). [rus]
Ketua Pembentukan Provinsi SPT, Moslim Simbolon mengatakan, pemekaran yang mendapat antusias di tengah-tengah masyarakat ini kini sedang menunggu persetujuan DPRD di enam daerah yang bakal berkabung, selanjutnya akan dibawa ke DPRD Sumatera Utara dan DPR RI.
Bupati Labuhanbatu Tigor Panusunan Siregar melalui Wakil Bupati Labuhanbatu Suhari Pane telah menyerahkan berkas dan dokumen dukungan kepada komite pemekaran, di Aula Data Kantor Bupati Labuhanbatu, Jumat (13/06/2014).
Dalam pertemuan itu juga dihadiri Plt Sekda Labuhanbatu Ali Usman Harahap, seluruh camat dan kepala desa, pimpinan Ormas/OKP, FKUB, MUI dan tokoh masyarakat dan tokoh adat Labuhanbatu.
Bupati Labuhanbatu Selatan Wildan Aswan Tanjung mengajak semua masyarakat Labusel mendukung pembentukan Provinsi SPT. Menurutnya, efektifnya pemekaran daerah adalah untuk memperpendek rentang kendali birokrasi dan mempercepat pembangunan cukup dirasakan oleh masyarakat, sehingga aspirasi untuk pemekaran daerah terus di suarakan oleh masyarakat.
“Pemekaran selain memberikan dampak positif Bagi kelancaran pelayanan kepada masyarakat, juga memberikan kontribusi yang besar dalam peningkatan PAD dan sosial ekonomi masyarakat," kata Wildan di hadapan Camat, Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Labusel di Balai Pertemuan Kantor Bupati Labusel pada acara Rapat Pembahasan usul pembentukan Provinsi SPT, Senin (10/06/2014).
Sementara Bupati Labura Kharuddin Syah alias Buyung menegaskan masyarakat dan pemerintah Labura mendukung penuh pemekaran Provinsi SPT. Ia menyatakan, peran serta masyarakat dalam mendukung terwujudnya pemekaran itu sangat besar.
"Kita sama berharap pemekaran Provinsi Sumatera Pantai Timur ini dapat meningkatkan percepatan kesejahteraan masyarakat dan memperpendek rentang kendali pemerintah, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat," kata Buyung saat menyerahkan surat dukungan kepada komite pemekaran di Hotel Anugrah Ledongtimur, Labura, Selasa (10/06/2014). [rus]
.jpg)


