Laporan: Indra Lubis
![]() |
| (Foto: net) |
JELAJAH. Pendidikan berperan penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pendidikan sebagai sarana untuk meningkatkan kecerdasan dan keterampilan manusia. Kualitas pendidikan akan melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memumpuni. Dalam UUD 1945 menyatakan akan pentingnya pendidikan “bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga negara yang bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa’’. Pendidikan mempunyai andil besar terhadap kemajuan bangsa, ekonomi maupun sosial. Dalam hal ini, pada tahun1984 Pemerintah telah berupaya untuk menyediakan sarana wajib belajar 6 tahun dan pada tahun 1994 pemerintah kembali mencanangkan wajib belajar 9 tahun.
Rendahnya tingkat pendidikan akan berdampak terhadap lambatnya pembangunan. Dengan demikian, tingkat pendidikan sangat diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Keadaan seperti ini sesuai dengan makna pendidikan itu sendiri, yakni merupakan usaha sadar untukmeningkatkan kualitas keilmuan dan spritual keagamaan dalam mengembangan kepribadian dan kemampuan baik didalam maupun di luar sekolah.
Untuk mewujudkan pendidikan yang baik dan demokratis sebagaimana dalam perencanaan semangat reformasi yaitu masyarakat madani harus melibatkan semua elemen masyarakat baik itu keluarga, sekolah dan lingkungan masyarakat luas. Langkah-langkah yang harus dilakukan adalah membangun
kembali kerjasama dan kesadaran semua elemen masyarakat bahwa pendidikan merupakan tanggungjawab bersama.
Tujuan pendidikan akan sulit dicapai selama orang tua murid hanya mengandalkan sekolah tanpa dibarengi dengan pengawasan keluarga dan lingkungan masyarakat. karena murid sangat membutuhkah pengawasan dalam membentuk kepribadiannya. Dengan demikian, keluarga, sekolah dan masyarakat merupakan wadah pembentukan karaktek anak.
Menurut Qurais Shihab (1996; 321), situasi kemasyarakatan dengan sistem nilai yang dianutnya, mempengaruhi sikap dan cara pandang masyarakat secara keseluruhan. Jika sistem nilai dan pandangan mereka terbatas, maka upaya dan ambisinya terbatas pada hal yang sama. Dengan demikian pentinganya meningkatkan kualitas pengajar dengan membiayai guru melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, dan memberikan berbagai pelatihan dan kuantitas materi pelajaran, meningkatkan alat-alat peraga dan sarana-sarana pendidikan, dan sebagainya. [dhs]
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar