Kamis, 12 Februari 2015

Pilkada Labuhanbatu Raya Harus Mampu Melahirkan Sosok Pemimpin Impian

Laporan: M. Azhar Rizki Dalimunthe

JELAJAH. Dunia perpolitikan kian bergejolak. Tak perduli pada tingkatan manapun, mulai dari tingkat tertinggi sampai pada tingkat terendah. Semua berbicara tentang kekuasaan dan kedudukan. Tak bisa dipungkiri memang untuk mencapai kemauan bersama, dibutuhkan sosok yang dapat menyatukan setiap perbedaan dari keberagaman yang ada, sehingga kemauan tersebut dapat terealisasi sebagaimana yang diimpikan.
Sebagai bahagian dari daerah yang ada di Indonesia, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara dan Labuhanbatu Selatan akan menghadapi Pilkada dalam waktu dekat. Persiapan KPU di tiga kabupaten ini melakukan penyusunan ulang tahapan di akhir 2015. Penyusunan ini dilakukan pasca disetujuinya Perppu No.1/2014 yang berisi perubahan sistem Pilkada.
Masih sangat jauh Pilkada yang dimaksud, namun sejumlah nama dan tokoh menyeruak kepermukaan. Beberapa nama yang digembor-gemborkan akan maju dengan berbagai latar belakang, termasuk incumbent. Keberagaman itu meliputi pendidikan, suku, agama, visi dan fokus target yang ingin diwujudkan oleh bakal calon.
Beberapa nama bahkan dengan bangga telah memproklamirkan diri akan maju dalam pilkada yang masih dalam perbincangan ini. Bahkan ketiga Bupati dikabarkan akan maju kembali. Bukan hanya itu, para Wakil Bupati juga digadang-gadang siap bertempur melawan atasannya.
Sejumlah elemen masyarakat telah memproklamirkan dukungannya kepada beberapa nama yang mencalonkan diri. Di Labuhanbatu, nama lain yang digadanggadang akan maju diantaranya; Zulkarnaen Siregar, Ellya Rosa Siregar, Hasban Ritonga, Parinsal Siregar, termasuk Tamrin, serta dan nama bakal calon lainnya yang ada di tiga Labuhanbatu Raya.
Rektor Universitas Labuhanbatu (ULB), Dr. H. Amarullah Nasution, MBA melontarkan argumentasinya mengenai nama-nama yang dikabarkan akan maju itu. Sebagai tokoh pendidikan yang sudah malang-melintang dalam dunia akademisi, ia menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan Labuhanbatu Raya di masa mendatang. Dari hasil wawancara yang tim JELAJAH lakukan, melalui telepon, Amarullah mengatakan bahwa pendidikan masih menjadi masalah yang sangat serius di tiga kabupaten ini. Diperlukan sosok pemimpin yang bisa memajukan dunia pendidikan. Karena pendidikan merupakan hal yang paling vital dalam membentuk karakter daerah yang maju dan berkebudayaan.
Bahkan sebelum mengakhiri pembicaraan, beliau sempat menyinggung peredaran narkoba yang begitu marak di Labuhanbatu secara keseluruhan. Rektor kampus kenamaan masyarakat Labuhanbatu ini mengatakan bahwa narkoba merupakan bencana besar yang melanda tiga kabupaten ini. Salah satu bentuk dukungan yang beliau perlihatkan dalam pemberantasan narkoba adalah kesiapan beliau berpartisipasi dalam Penyuluhan Akbar Bahaya Narkoba yang akan dilaksanakan 21 Februari di GOR Rantauprapat. Kegiatan yang diprakarsai oleh HIMLAB ini menghadirkan narasumber penerima 13 Rekor MURI dari Jakarta Dr. Victor Pudjiadi, SpB, FICS, DFM. Diharapkan pemerintahan mendatang dapat bersinergi dengan pihak Polres Labuhanbatu untuk bersamasama memberantas peredaran Narkoba.[ni]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar